Pembuka

Assalammualaikum..
Tampilkan postingan dengan label cerita fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita fiksi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Mei 2011

Catatan Audina II

Bismillahirrahmannirrahim.....
(gambar didapat dari www.google.com)

H
ooaammm.....aku menguap dengan suara yang terdengar lebih seperti lenguhan sapi daripada manusia.....kupandang disekelilingku..ternyata semua orang sudah pergi dari kantor. Soalnya tak kutemukan satu orang pun karyawan di lorong atau di sebelah mejaku yang disekat-sekat..celingukan, seperti anak ayam hilang dari induknya, kucari-cari wajah Sarah atau siapapun, tapi tak ku temukan sejauh mata memandang. Saking asyik nya mengerjakan beberapa surat dan kontrak-kontrak yang aku persiapkan untuk menghadapi PT.Arta Paramita, sampai-sampai, tak kuhiraukan dunia disekitarku.

Sabtu, 21 Mei 2011

Catatan Audina (Part I)

Bismillahirrahmannirrahim.....



T
ok..tok..tok..Aku mengetuk pintu ruangan yang sunyi dan senyap. Ruangan pertemuan yang terletak di lantai 10 gedung PT. Prasetyo Grahatama, perusahaan tempatku bekerja yang bergerak dibidang advertising. Di lift beberapa kali kulihat jam tangan yang melekat di pergelangan tanganku yang basah oleh keringatku sendiri. Pukul 08.15 wib aku terlambat 15 menit. Terbayang wajah pak pras yang galak dan jutek. Ya Allah..aku terus berdoa dalam hati supaya tidak didamprat Bos ku yang galak itu.

Minggu, 15 Mei 2011

tak tik tuk

Bismillahirrahmannirrahim.....

Waktu menunjukkan pukul 22.00 malam..belum terlalu larut memang,tapi udara malam ini sungguh dingin.sampai terasa gemelutuk tulang-tulang ini..saya pandangi langit-langit kamar..terasa sangat dekat jaraknya..mungkin karena terlalu serius saya memandang dari Perspektif di bawahnya.sampai-sampai saya berasa mau terhimpit.sesak rasanya..

Tak tik tuk..dtik berlalu..suara jam tangan di dkat ranjang rasanya terdengar sangat keras karena suasana terlalu sunyi dan sedikit horor.tak terasa,keringat setetes mulai membanjir pada akhirnya.karena rasa takut yang tak terlihat.dan tidak teridentifikasi.saya merasa terintimidasi dan sulit sekali terlelap.

Sebetulnya..apa yang membuat saya takut?apa yang membuat dada terasa sesak?ketakutan karena apa?lagi-lagi suara saya tercekik di kerongkongan,dinding kamar yang bisu,meng absorbsi kegelisahan saya,bahkan mulai saya berimajinasi pada hal-hal aneh yang tak pernah saya fikirkan sebelumnya

Entah karena takut..atau karena imajinasi yang terlalu hebat.hingga rasanya telinga saya bisa menembus dinding pemisah rumah ku dan tetangga.pelan-pelan kudengar suara anak menangis,merintih.sesekali kudengar suara ayah ibunya marah pada anak itu.suara tamparan,suara piring pecah.suara gesper.aku pun bangun dari tempat tidurku.kupusatkan perhatianku.kupekakan telingaku.tak ada..tak ada suara itu..kudekatkan telinga di dinding kamar,lagi!lagi kupeka kan telingaku.ternyata memang suara itu tak ada...ya ampun..

Berulang kali kuucap istighfar..
Mungkin..
Suara itu adalah suara hati dan fikiranku sendiri..suara yang membuatku teringat akan cambukan yang kuterima disaat aku kecil..saat aku kecil,saat aku tak bisa,maka ibuku akan memukulku.dan saat aku katakan bahwa aku takut.aku takut gelap,aku takut dimatikan lampu.maka ayahku akan menggelapkan semua lampu dan mengunciku di dalam kamar..

Aku tak boleh takut

tak tik tuk
kulihat jam tanganku.pukul 02.00.

Jumat, 28 Januari 2011

22 Januari 2011

Bismillahirrahmannirrahim.....


22 Januari 2011

Suara angin menderu menyibak kerudung hitam yang kukenakan..Fiuhhh..kuhirup udara malam yang membuatku mengigil...angin menusuk dan menerpa wajahku dengan kencangnya. Kibaran kerudung hitam yang kukenakan semakin melebar..mengikuti arah angin yang berhembus.....akhirnya..kuparkirkan si Hitam di pinggir sebuah bangunan berwarna hijau, saat aku lihat sekelilingku pohon-pohon tinggi menjulang, membuat suasana semakin Horor saja!!bergegas aku berlari menyongsong seorang Bapak yang telah menunggu di depan pintu bertulisan Puskesmas Mawar.